Kolam: Buku Puisi

Kolam Buku Puisi Kolam adalah buku sastra terbaik yang terbit sepanjang tahun Majalah Tempo Di tangannya kata seolah mendapatkan tuah Ungkapan verbal lumrah dalah puisi Sapardi menjelmakan sebuah dunia di sebera

  • Title: Kolam: Buku Puisi
  • Author: Sapardi Djoko Damono
  • ISBN: 9789791976602
  • Page: 261
  • Format: Paperback
  • Kolam adalah buku sastra terbaik yang terbit sepanjang tahun 2009 Majalah Tempo Di tangannya, kata seolah mendapatkan tuah Ungkapan verbal lumrah dalah puisi Sapardi menjelmakan sebuah dunia di seberang bahasa yang enigmatik, tempat segalanya terlihat begitu bening tapi sekaligus tak tertembus, begitu akrab namun selalu tak tertangkap Arif Bagus Prasetyo, Resensi diKolam adalah buku sastra terbaik yang terbit sepanjang tahun 2009 Majalah Tempo Di tangannya, kata seolah mendapatkan tuah Ungkapan verbal lumrah dalah puisi Sapardi menjelmakan sebuah dunia di seberang bahasa yang enigmatik, tempat segalanya terlihat begitu bening tapi sekaligus tak tertembus, begitu akrab namun selalu tak tertangkap Arif Bagus Prasetyo, Resensi di Tempo

    Pantun Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas Pantun ialah satu puisi Melayu sejati Pantun terpendek terdiri daripada dua baris yang mempunyai ikatan berirama dan mempunyai sebutan yang sama di hujungnya Baris baris ini pula boleh dikumpulkan menjadi empat, enam ataupun lapan baris. Part of the House Vocabulary nama Bagian Rumah dalam Pada daftar part of house vocabulary berikut ini ada banyak kata yang bisa kalian pelajari mulai dari nama nama benda dan nama nama ruangan dalam bahasa Inggris Syair Pohon Buluh Antalogi Kuingin Berterima Kasih Komsas MAKSUD RANGKAP buluh ialah sejenis tumbuhan yang tinggi yang bertingkat tingkat oleh ruas ruas buluh Di dalam buluh tiada ruang yang tersekat kerana isi buluh adalah kosong. Perjalananku Baru Bermula Pesuruhjaya sumpah Salam, aku cuti setengah hari tadi. unpaid. huhuuh. hari ini aku cuti coz nak settle kan semua surat yang berkaitan dengan surat perjanjian MARA. nasib baik makcik aku kembar mak aku ada. so mintak tlg dia sah kan salinan yang aku buat. and aku tgk cop tu. sekali terkejut. penolong pengarah muda dari aku. baru tahun. dah jadi penolong pengarah. memang hebat anak Nama Pekerjaan dalam Bahasa Inggris Job Vocabulary Dalam daftar puluhan nama pekerjaan dalam bahasa inggris ini, kita akan melihat banyak job vocabulary yang mungkin sudah diketahui atau belum pernah diketahui Prosa Tradisional Asal Padi Tingkatan Tema cerita Asal Padi yang terdapat dalam Prosa Tradisional Tingkatan Satu ialah kebijaksanaan seseorang dalam menyelesaikan masalah Si Bongsu bijak menyelesaikan masalah dalam usahanya mendapatkan padi yang berasal daripada kayangan untuk dibawa pulang ke bumi. Rekomendasi Dokter Kandungan Obgyn di Bekasi ajengismDr dr Yuditiya Purwosunu di Hermina Bekasi Barat sub spesialis fetomaternal Pertama konsul lgsg ditulisin nomor hpnya di buku paspor kehamilanku, katanya jangan ragu ya Bu telpon saya kalo ada apa, sama beliaupun akhirnya ketauan babyku beratnya dibawah BBJ normal. Google Search the world s information, including webpages, images, videos and Google has many special features to help you find exactly what you re looking for. Putih Abu Abu bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Original Soundtrack Putih Abu Abu adalah album musik kompilasi yang diproduksi oleh Screenplay Music Factory Indonesia Album ini merupakan soundtrack dari sinetron berjudul sama Putih Abu Abu.Lagu lagu bergenre pop ini, dinyanyikan oleh Blink, dan band dalam sinetron Putih Abu Abu.Sinetron ini bekerjasama dengan KFC, Screenplay Productions Music Factory Indonesia. PERAYAAN PERAYAAN DI MALAYSIA malarvelyk Walaupun kebanyakan negara menyambut Krismas pada Disember setiap tahun, namun sesetengah gereja di Rusia, Georgia, Mesir, Armenia, Ukraine dan Serbia menyambutnya pada Januari kerana mengikut kalendar Julius yang tarikh Disembernya jatuh pada Januari dalam kalendar Gregory.

    • [PDF] ✓ Free Read ✓ Kolam: Buku Puisi : by Sapardi Djoko Damono ↠
      261 Sapardi Djoko Damono
    • thumbnail Title: [PDF] ✓ Free Read ✓ Kolam: Buku Puisi : by Sapardi Djoko Damono ↠
      Posted by:Sapardi Djoko Damono
      Published :2018-010-21T19:25:42+00:00

    1 thought on “Kolam: Buku Puisi”

    1. Buku ini dibedah pekan lalu (18/5) di Salihara bersama Hasan Aspahani (penyair) dan Muhammad Al Fayyadl. Buku dengan sampul hitam putih bergambar lukisan karya Jeihan ini memuat 51 puisi terbaru Sapardi Djoko Damono (selanjutnya aku sebut Sapardi saja). Kelima puluh satu sajak tersebut dibagi menjadi 3 bagian (kata Reda Gaudiamo pada kesempatan bertemu di sebuah acara sastra, Sapardi sangat suka angka 3). Tahun ini, tepatnya 20 Maret silam, penyair idolaku ini genap berusia 69 tahun (eh, 69 buka [...]

    2. In many of Sapardi’s later poems, what starts as an ordinary event may, through a subtle turn of phrase, or a swift shift of perspective, suddenly take a twist towards the unexpected or the uncanny. "IMAGINE IF" Imagine if what you see in the mirror this morning is not your face but the bird that flies in the cloud-spatteredsky, scattering the wind through its feathers;imagine if what you see in the mirror this morning is not your face but the cloud that watches the bird as itplunges into our [...]

    3. Sederhana, menggunakan metafora dengan situasi atau barang/tempat yang sering dijumpai sehari-hari (mulai dari selokan hingga ikan di kolam) namun tidak berarti metafora tersebut tidak cukup dalam untuk menggambarkan kehidupan itu sendiri. Dalam namun sederhana.

    4. Kesan pertama ketika membaca buku ini adalah puisi-puisi yang ada dalam buku ini bisa dibilang "Sapardi banget". Dimulai dari tema, pilihan kata, dan kecenderungan Sapardi untuk mengambil benda dalam kehidupan sehari-hari menjadi puisi. Yang membedakannya dengan karya lain Sapardi yang pernah saya baca adalah adalah puisi-puisi dalam buku ini lebih abstrak. Ketimbang membuat pembaca larut dalam kebaperan, "Kolam" akan menarik pembaca untuk menikmati 'suasana' yang muncul dari setiap puisinya.

    5. suka banget puisipuisi pak Sapardi di buku ini. kayak baca cerita pendek dalam tiaptiap syairnya.

    6. Suka. Puisi pembukanya ajaib sekali. Beberapa puisi membuat saya justru mendapatkan sensasi seolah sedang membaca cerita flash fiction

    7. Barangkali kata-kata tidak perlu dijelaskan. Barangkali kata itu seperti daun yang tenggelam, yang menunggu dengan ihlas hingga ia terurai tak bersisa; barangkali seperti ikan, yang berenang di antara air tak berpintu, atau seperti kolam, sebuah dunia yang sempat membiarkan matahari memperhatikannya hingga sebatang pohon jeruk tumbuh di sampingnya, dan membuatnya terus-terusan menjaga ikan dan daun hingga terurai sepenuhnya.Barangkali isi buku ini tak perlu dipahami. Cukup dibaca. Dan kau akan m [...]

    8. This is actually my first time reading Sapardi's poems and it went well. Really well. In fact, i like how he wrote it. In this book (couldn't talk about the other book), we can see that he used bird, sky, city and key a lot. I love "Kolam di Pekarangan" the most. In that poem, we could see many lines written only by the pond ecosystem alone. And it turned out so great??And maybe by the third reads (which i would do) i can point out any more poems that i like and blown my mind away. Note : someon [...]

    9. /1/ia meletakkan kenangannyadengan sangat hati-hatidi laci meja dan menguncinyamemasukkan anak kunci ke saku celanasebelum berangkat ke sebuah kotayang sudah sangat lama hapusdari peta yang pernah digambarnyapada suatu musim layang-layang/2/tak didengarnya lagi suara air mulai mendidihdi laci yang rapat terkunci/3/ia telah meletakkan hidupnyadi antara tanda petik---Kenangan, baik-baik ya kau kusimpan.

    10. SECANGKIR KOPISecangkir kopi yang dengan tenang menunggu kauminumitu tak pernah mengusut kenapa kau bisa membedakanaromanya dari asap yang setiap hari kauhirup ketika berangkatdan pulang kerja yang semakin tidak bisa mengertikenapa mesti ada secangkir kopi yang tersedia di atas meja setiap pagi.

    11. Tuhan merawat segala yang kita kenal dan juga yang tidak kita kenal dan juga yang tidak akan pernah bisa kita kenal. (37)Hidup terasa benar-benar tak mau redup (61)Risaukah kita ketika menyadari bahwa tulisan tak perlu, ternyata? (73)Tetapi, apakah kita pernah yakin ada cinta yang bersikeras abadi? (81)Tik tok jam itu tempias semakin deras (119)

    12. Sungguh! Tiada penyesalan untuk merogoh kocek dalam-dalam (maklum, pelajar) buat beli buku ini.Seperti biasa, Pak Sapardi menyuguhkan sajak-sajak yang maknanya membuat kita mengkerutkan kening untuk mengartikannya. Dengan pemilihan kata yang terlampau sederhana itu berhasil menyihir para pembaca untuk berimaji di dalam puisinya.Salut Pak SDD!

    13. Jika mahu belajar mengarang puisi yang berkesan, bolehlah baca buku puisi ini.Cara penulis mengawal persepsi, rasa dan keberkesanan susunan kata, jelas. Seimbang.

    14. Buku puisi lokal pertama yang kunikmati sampai habis. Semoga menemukan buku-buku puisi lain yang empuk dan nyaman seperti ini berikutnya.

    15. Membaca buku ini, bagaikan menjadi seekor ikan di dalam kolam yang jernih. Berenang tenang, terkadang riang meluncur dan meriakkan air, merasakan hidup dan mensyukuri kehidupan. Sajak-sajak Pak Sapardi adalah kolam yang memberi kesegaran, tempat ikan meluncur, tempat langit bercermin, tempat daun membusuk dari ada ke tiada. Saya sangat menikmati sajak-sajak beliau dalam buku ini. Semakin terasa hubungan antara nya, dengan Nya. Terutama untuk kolam, coba saja baca. Anda akan menemukan rasa yang t [...]

    16. Membaca “Kolam” karya Sapardi Djoko Damono barangkali akan menjadi usaha menenggelamkan diri. Kata-kata dihadirkan dengan kedalaman yang sulit untuk diterka. Selain itu, seperti biasa Sapardi selalu memberikan kesempatan pada kata-kata untuk menemukan ruangnya masing - masing. Saya akan membiarkan kata itu memperlihatkan dirinya sendiri. Read morewawankurn/2016/05/memb

    17. Saya lebih menikmati "Hujan Bulan Juni" dibanding "Kolam", tapi bukan berarti dia tidak sama indahnya. Diksi dan bait-bait di kumpulan puisi ini masih "memerangkap" saya untuk terus mengikuti perjalanannya sampai di halaman terakhir. Saya sebutkan saja puisi-puisi favorit di buku ini.- Tentang Tuhan- Secangkir Kopi- Segalanya- Sonet 12- Ketika Penghujan Tiba- Hanya

    18. Aku bersyukur karena mendapatkan buku bagus ini dari kakak-kakak senior yang memberikan buku ini padaku seusai inisiasi kampus. Bapak Sapardi ini menurutku sering menggunakan kata hujan seperti Joko Pinurbo seringkali menggunakan kata Celana. Ada banyak "hujan" yang menarik untuk disentuh dalam buku ini. Semua puisi adalah fovoritku! :3

    19. Sepertinya susah terhanyut dalam puisi, tanpa berada di frekuensi yang sesuai. Bisa jadi saya bias, karena memang lagi nggak mood baca puisi. Ada satu puisi yang mengena di hati, selebihnya nggak, biasa saja, lewat mata nggak sampai turun ke hati.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *